in

Tidak Hanya Lampu Sen, Ini 7 Kesalahan "Emak-Emak" saat Berkendara Motor

Entah kapan mulainya “emak-emak”menjadi salah satu momok yang dianggap menakutkan di jalanan. Sepertinya tahun 2017 hingga saat ini pembicaraan tentang “emak-emak” salah lampu sen sudah menjadihighlight humor jalanan. Tidak bermaksud mendeskreditkan pihak wanita, GanSis. Ini hanya berbagi pengalaman pribadi tentang realita di jalanan saat berkendara. 

Pasti GanSis setuju kan memang tidak semua “emak-emak”menakutkan saat berkendara, tetapi juga tidak dapat dipungkiri ada sebagian kalangan “emak-emak” yang sedikit merepotkan bahkan membahayakan dirinya juga orang lain saat mengendarai motor di jalanan.

Nah, berikut ini identifikasi pribadi terhadap prilaku “emak-emak” saat berkendara selain penggunaan lampu sen.

#1 MENIKUNG

http://motorexpertz.com

Sebetulnya ini perkara kecil dan sederhana, tetapi bisa membahayakan pengendara lain apabila terjadi. Pengalaman pribadi, pernah berpapasan seorang “emak-emak” di tikungan, ane di ruas kiri tiba-tiba ada “emak-emak” ngambil ruasane saat nikung, GanSis. Untung aja ane gak ngebut, sehingga dengan segera ane rem dan “emak-emak” tersebut berhenti sejenak, sepertinya dia kaget karena ulahnya sendiri tapi mimik mukanya mengatakan pada dirinya sendiri bahwa dia bersalah. Padahal, kalau dia marah ane dah nyiapin wejangan dalam hati buat si “emak-emak” ntu, GanSis. Namun, dia terdiam kemudian ane pun melanjutkan perjalanan. 

#2 MENYALIP

http://baca.co.id

Ane sering kali melihat “emak-emak” maju mundur tuh pas maunyalip mobil Gan. Ini bikin pengendara di belakang jadi kagok mau nyalip takut nyerempet si “emak”. Sebaiknya “emak-emak” pelan-pelan aja di ruas kiri jalan jika memang dirasa belum mumpuni untuk menyalip kendaraan lain, khususnya mobil yang berukuran besar dan panjang. Bener gak GanSis? 

#3 MENDENGAR KLAKSON

http://hageeuy.com

Sebetulnya ini aga nyambung dengan poin kedua GanSis. Kadang pengendara di belakang “emak-emak” ini merasa jengkel, kemudian klakson si “emak”, dia sering terlihat kaget mendengar klakson dan panik. Terlihat ketika kendaraannya agak goyah tak menentu kalau denger klakson. 

#4 MEMAKAI HELM

http://liputan6.com

Ane sering liat tu foto “emak-emak” di internet pake helm tapi tepian helm cuman setengah muka karena terlalu gede bandul kerudungnya. Jadi boro-boro ada bunyi klik saat pake helm, untung aja tu helm masih nempel di kepala si “emak”, GanSis.

#5 MELAJU

http://liputan6.com

Sebagai “emak-emak” sepertinya berkendara tidak begitu cepat juga lamban. Bukannya harus ngebut, tetapi sebaiknya jika si “emak” ngerasa belum mahir bener tu pake motor sebaiknya jangan berkendara di tengah jalan bisa membuat orang di belakangnya bingung dan kesal. Melipir aja biar aman.

#6 MELIHAT RAMBU

http://tribunnews.com

Ini merupakan pertanyaan mimin sama GanSis semua, lebih peka mana Bapak-Bapak dan “emak-emak” terhadap rambu-rambu lalu lintas? Silakan dijawab GanSis

#6 MELIHAT RAMBU

http://liputan6.com

Sementara ini, ane jarang banget liat emak-emak menggunakan sepeda motor dengan pakaian dan perlengkapan safety. Misalnya hal sederhana pake rompi, bukan rompi anti peluru GanSis. Ya, rompi anti masuk angin gitu deh. Himbauan juga pada “emak-emak” yang menggunakan baju panjang, ati-ati jangan sampai menjulur ke bawah bisa-bisa nyangkut ke jeruji terus ketarik. 

#Doa Kita Bersama

http://google.com

Kiranya, demikian GanSis identifikasi ane terhadap oknum “emak-emak” yang kurang peka saat berkendara. Sebaiknya GanSis yang punya emak di rumah dan sering bepergian berkendara diintrogasi terlebih dulu ya GanSis apakah sudah memerhatikan hal-hal tersebut atau belum. Supaya emak aman, perjalanan pun nyaman. Bener gak, GanSis

Apa yang kamu pikirkan?

0 points